5 Tempat Nongkrong Murah di Jogja Dekat Malioboro, Kantong Aman!

Pernah nggak sih, kamu lagi jalan-jalan di Malioboro, kaki udah pegel, tenggorokan kering, tapi dompet lagi tipis-tipisnya? Pasti bingung mau mampir ke mana. Soalnya, di sepanjang jalan utama Malioboro, yang keliatan kebanyakan restoran besar atau kafe hits dengan harga menengah ke atas. Tapi tenang, Jogja itu surganya tempat nongkrong murah, kok. Asal kamu tahu jalan tikusnya, kamu bisa duduk santai, minum kopi atau teh, bahkan ngemil, tanpa harus khawatir boncos.
Jawaban singkatnya: ada banyak pilihan. Mulai dari angkringan legendaris di pinggir rel, kafe sederhana di gang sempit, sampai taman kota yang gratis. Kalau kamu cari tempat nongkrong murah di Jogja dekat Malioboro, jangan cuma fokus di jalan protokol. Coba masuk ke area Sosrowijayan, Pasar Kembang, atau Jalan Prawirotaman. Di sana, harga minuman bisa mulai dari Rp5.000 sampai Rp15.000. Ujungnya, kamu bisa nongkrong berjam-jam tanpa rasa bersalah. ## Kenapa Tempat Nongkrong di Dekat Malioboro Bisa Murah Bagian yang belum sempat saya tulis ada di hobi kreatif mudah.
Banyak yang mikir, "Ah, dekat Malioboro pasti mahal." Padahal, itu mitos. Malioboro memang pusat turis, tapi di sekitarnya ada banyak pemukiman padat penduduk dan kos-kosan mahasiswa. Karena itulah, bisnis kuliner di gang-gang kecil di sekitar Malioboro menawarkan harga yang ramah di kantong. Mereka nargetin anak kos dan backpacker, bukan turis kelas atas.
Faktor lainnya adalah persaingan. Coba jalan kaki dari Malioboro masuk ke Jalan Sosrowijayan. Di sana, dalam satu gang aja bisa ada lima sampai tujuh angkringan atau kafe kecil. Mereka saling bersaing harga. Akibatnya, secangkir kopi tubruk bisa dibanderol cuma Rp5.000. Teh manis panas malah kadang cuma Rp3.000. Kalau saya pribadi, dulu pas masih sering main ke Jogja, saya suka bingung sendiri. Di kafe kekinian di Jogja utara, segelas kopi bisa Rp30.000. Tapi di sini, dengan harga segitu, saya bisa dapat satu poci kopi plus sepiring gorengan. Selain itu, banyak tempat nongkrong murah di area ini yang nggak menyediakan fasilitas mewah. Mereka nggak punya AC, nggak ada live music, dan kursinya kadang cuma bangku plastik atau lesehan. Tapi justru itu yang bikin suasananya asik. Kamu bisa ngobrol santai, lihat lalu lalang orang, atau sekadar duduk-duduk sambil ngecas HP (colokan listrik biasanya tersedia di beberapa sudut). Jadi, jangan remehkan tempat yang kelihatannya sederhana. Di situlah esensi nongkrong murah yang sebenarnya.
Bagaimana Cara Menemukan Tempat Nongkrong Murah di Sekitar Malioboro?
Caranya gampang banget. Kamu nggak perlu aplikasi khusus atau peta rahasia. Cukup ikuti dua strategi ini: pertama, jangan takut masuk gang. Kedua, cari kerumunan anak muda atau mahasiswa. ### 1. Jelajahi Kawasan Sosrowijayan dan Pasar Kembang. Kawasan ini terkenal sebagai pusat hostel dan losmen murah. Konsekuensinya, semua kebutuhan pendukungnya juga murah. Dari Malioboro, kamu tinggal jalan kaki ke arah barat, melewati Stasiun Tugu. Begitu sampai di perempatan Pasar Kembang, belok kiri. Di sepanjang jalan itu, ada deretan angkringan dan warung kopi sederhana. Salah satu yang terkenal adalah Angkringan Pak Djojo. Di sini, kamu bisa nongkrong dari sore sampai malam. Menu andalannya adalah nasi kucing (nasi sebungkus kecil) dengan lauk seperti sambal teri atau tempe bacem, harganya cuma Rp3.000-Rp5.000 per bungkus.
2. Cek Jalan Prawirotaman
Kalau kamu mau suasana yang sedikit lebih rapi tapi tetap murah, coba jalan ke selatan. Dari Malioboro, naik becak atau jalan kaki sekitar 15 menit ke Jalan Prawirotaman. Di sini, banyak kafe-kafe kecil yang buka di halaman rumah. Contohnya adalah Kafe Taman Pring. Tempat ini punya taman bambu yang adem. Menu minumannya mulai dari Rp10.000. Kamu bisa duduk di kursi rotan sambil baca buku atau main laptop. Wi-Fi-nya juga lumayan kencang. Tempat ini favorit anak-anak desain dan penulis lepas.
3. Manfaatkan Taman Kota
Jangan lupa, ada beberapa taman di sekitar Malioboro yang bisa jadi tempat nongkrong gratis. Taman Pintar dan Taman Parkir Abu Bakar Ali (biasa disebut Taman Parkir) adalah contohnya. Kamu cukup beli minum di pedagang kaki lima di sekitar taman, lalu duduk di bangku taman. Biaya yang keluar cuma untuk minum, sekitar Rp5.000-Rp10.000. Ini pilihan paling hemat.
Apa Saja Risiko Nongkrong di Tempat Murah Dekat Malioboro?
Nggak ada yang gratis di dunia ini, termasuk nongkrong murah. Ada beberapa risiko atau kekurangan yang perlu kamu pertimbangkan. Tapi buat saya, ini bukan masalah besar, asal kamu tahu cara antisipasinya. ### 1. Kebersihan dan Kenyamanan Terbatas. Tempat nongkrong murah biasanya nggak punya standar kebersihan seperti kafe modern. Kadang, meja lengket, lalat beterbangan di sekitar gorengan, atau toiletnya kurang terawat. Risiko ini nyata, terutama di angkringan pinggir jalan. Solusinya? Bawa tisu basah sendiri. Lap meja sebelum duduk. Jangan terlalu lama menyimpan makanan terbuka. Kalau saya pribadi, saya selalu bawa hand sanitizer dan tisu basah kemana-mana. Ini trik sederhana yang bikin nongkrong di tempat murah jadi lebih nyaman.
2. Gangguan Suara dan Asap
Karena lokasinya di pinggir jalan atau gang ramai, kamu harus siap dengan kebisingan kendaraan. Apalagi kalau duduk di angkringan yang persis di pinggir rel kereta. Setiap 30 menit sekali, kereta lewat dan suaranya keras banget. Belum lagi asap knalpot dari motor yang lalu lalang. Buat yang sensitif, ini bisa bikin pusing. Saran saya, pilih tempat yang agak menjorok ke dalam gang. Atau, kalau mau nongkrong di pinggir rel, pilih jam malam setelah jam 9, karena lalu lintas kereta sudah mulai sepi.
3. Jam Operasional yang Tidak Menentu
Beberapa angkringan atau warung kopi kecil buka hanya sampai jam 10 malam. Ada juga yang baru buka jam 5 sore. Jadi, kalau kamu datang jam 2 siang, mungkin banyak yang tutup. Risiko lainnya, pemilik warung tiba-tiba tutup kalau lagi ada acara keluarga. Ini pernah saya alami. Saya datang ke angkringan langganan, eh ternyata tutup karena pemiliknya punya hajatan. Ujungnya, saya harus cari tempat lain. Solusinya, punya beberapa opsi cadangan. Jangan cuma andalkan satu tempat.
Berapa Biaya yang Harus Disiapkan untuk Nongkrong Seharian?
Ini pertanyaan paling penting. Biar dompetmu aman, berikut simulasi biaya nongkrong di tempat murah dekat Malioboro selama 3-4 jam Cerita dari sudut lain di hobi kreatif.
Rincian Biaya di Angkringan (Contoh: Angkringan Pak Djojo)
- Minuman: 1 gelas teh manis panas = Rp3.000. Kalau mau kopi tubruk = Rp5.000.
- Makanan ringan: 2 bungkus nasi kucing (isi sambal teri dan tempe) = Rp6.000. 1 porsi gorengan (5 buah) = Rp5.000.
- Total untuk 1 orang: Sekitar Rp14.000 - Rp16.000. Ini sudah kenyang dan bisa nongkrong 2-3 jam.
Rincian Biaya di Kafe Sederhana (Contoh: Kafe Taman Pring)
- Minuman: 1 gelas es kopi susu = Rp12.000. Atau 1 poci teh tarik = Rp15.000.
- Makanan: 1 porsi pisang goreng keju = Rp10.000.
- Total untuk 1 orang: Sekitar Rp22.000 - Rp25.000. Dengan harga segini, kamu bisa duduk di kursi yang lebih nyaman, pakai Wi-Fi, dan nggak diganggu asap kendaraan.
Tips Hemat Ekstra
Kalau kamu benar-benar ingin minimalis, bawa botol minum sendiri. Minta air putih hangat di angkringan, biasanya gratis atau cuma Rp2.000. Lalu, beli satu bungkus gorengan untuk ditemani ngobrol. Dengan modal Rp7.000, kamu sudah bisa nongkrong 1-2 jam. Ingat, kunci nongkrong murah di Jogja adalah niat untuk mencari, bukan sekadar duduk di tempat yang kelihatan mentereng.
Untuk konteks lebih: sumber resmi.
Baca juga: Hobi kreatif hemat
Catatan: sumber resmi

PT Avenix Ventura Indonesia
Supplier APD & kebutuhan industri untuk perusahaan — Batam & Bintan.
Sepatu safety, sarung tangan, helm, body harness, LOTO, perkakas, baja galvanis & karbon. Order kecil tetap dilayani — tanyakan minimum order lewat WhatsApp. Katalog: avenix.id